-->

Mengenali Ciri-Ciri Kucing Stress

Tidak hanya manusia saja yang mengalami stress, kucing pun juga dapat mengalami hal tersebut. Oleh karena itu, sebagai pemilik, anda harus lebih memperhatikan kesehatan kucing peliharaan anda. Tidak hanya kesehatan fisik, akan tetapi juga kesehatan mental kucing yang anda pelihara. Lalu bagaimana mengetahui ciri-ciri kucing stress tersebut?

Ciri ciri kucing stres

Ketahui Ciri-Ciri Kucing Stress

Kucing merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang cukup banyak digemari bagi masyarakat. Dengan tingkahnya yang lucu dan menggemaskan sehingga hewan ini sangat dicintai. Memelihara kucing dapat menghilangkan stress bagi pemiliknya. Namun bagaimana jika justru kucing peliharaan anda yang mengalami stress?

Tentu anda sebagai pemiliknya tidak menginginkan kucing anda mengalami stress yang berkepanjangan. Stress yang terjadi pada seekor kucing disebabkan oleh beberapa faktor. Kucing dapat menjadi hewan yang sangat sensitif serta sering cemas atau bahkan frustasi dengan hal-hal yang terjadi di sekitarnya.

Perlu anda ketahui, kucing merupakan hewan peliharaan yang cukup pandai menyembunyikan tanda-tanda sedang mengalami stress atau sakit. Hal ini merupakan sifat alami kucing. Karena menunjukkan sikap yang lemah di alam liar justru akan menjadikannya target yang mudah diburu oleh para predator.

Tanda-Tanda Kucing Mengalami Stress

Salah satu cara untuk memastikan bahwa apakah kucing anda mengalami stress adalah dengan melihat situasi dari sudut pandang kucing tersebut. Penyebab kucing mengalami stress pada umumnya adalah merupakan hewan peliharaan baru, keributan, adanya renovasi, bayi baru, atau perubahan umum pada rutinitas kucing tersebut.

Berikut ini ciri-ciri kucing stress antara lain:

Grooming yang Tidak Wajar

Ketika kucing mulai menjilat atau menggaruk tubuh secara berlebihan, maka kemungkinan hal ini merupakan tanda kucing yang mengalami stress. Hal ini tidak selalu disebabkan adanya kutu atau penyakit kulit, maka anda harus cermat dalam mengatasi hal ini sebelum membawa kucing anda ke dokter.

Mengalami Gangguan Pencernaan

Kucing yang mengalami stress juga berpengaruh terhadap kesehatannya. Diantaranya mengalami mual muntah serta diare.

Bersembunyi dan Menyendiri

Ciri lain kucing yang mengalami stress adalah bersembunyi di lokasi yang dianggap aman. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi stress yang dirasakan oleh kucing tersebut.

Nafsu Makan dan Berat Badan Menurun

Penambahan atau penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba pada kucing merupakan salah satu tanda-tanda kucing stress. Sama halnya yang terjadi pada manusia, kucing pun juga akan mengalami permasalahan berat badan pada saat mengalami stress.

Namun, pada umumnya kucing yang mengalami stress akan cenderung tidak nafsu makan. Hal inilah yang menyebabkan kucing tersebut mengalami penurunan berat badan.

Lebih Agresif

Kucing yang sedang mengalami stress akan menunjukkan sikap yang lebih agresif terhadap orang lain bahkan kepada pemiliknya. Oleh karena itu, perhatikan tingkah kucing saat di ajak berinteraksi dengan manusia.

Tidak Responsif

Kucing yang sedang mengalami stress dan tertekan, seringkali menjadi tidak merespon apa yang terjadi pada lingkungan sekitarnya. Pada saat mendengar suara keras atau sesuatu yang biasanya mengganggu, kucing tersebut tidak kaget atau melompat seperti biasanya.

Sering Mengeong

Jika sedang dalam keadaan tertekan, kucing akan menunjukkan sikap dengan lebih banyak mengeluarkan suara atau mengeong, mengeram, bahkan mendesis. Bahkan dalam beberapa kasus, kucing yang mengalami stress akan mencakar atau menggaruk secara berlebihan.

Setelah mengetahui ciri-ciri kucing stress, tindakan yang perlu anda lakukan adalah kenali penyebab kucing stress. Lakukan pendekatan terhadap kucing tersebut dengan mengajaknya bermain. Atau bisa juga anda memberikan makanan kesukaan dia. Hal terpenting yang harus anda perhatikan adalah tetap menjaga kebersihan kucing dan tempat tinggal agar lebih merasa nyaman.

Belum ada Komentar untuk "Mengenali Ciri-Ciri Kucing Stress"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel