Cara Menghindari Risiko Tabrak Belakang di Jalan Tol

Avatar

www.daytekno.com – Kecelakaan tabrak belakang masih terus terjadi di jalan tol . Ada berbagai hal yang menyebabkan kasus tersebut, seperti gap kecepatan yang terlampau jauh sampai pengemudi yang kelelahan.

Biasanya, kasus tabrak belakang melibatkan truk yang berjalan terlalu lambat dengan mobil penumpang yang terlalu kencang. Selain itu, kebiasaan menyalip dari lajur kiri sebenarnya sangat berisiko tabrak belakang.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengemudi agar terhindar dari kasus tabrak belakang.

“Hindari mendahului dari sisi kiri sekalipun terlihat kosong,” ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Sisi kiri di jalan tol biasanya dipenuhi dengan truk. Selain itu, kendaraan di lajur kiri yang berjalan lambat kerap tidak terlihat dari sudut pandang pengemudi yang mau menyalip, ini yang sangat berbahaya.


Kedua, menurut Sony pengemudi harus biasakan kurangi kecepatan atau angkat kaki dari pedal gas sebelum menyusul. Dengan begitu, pengemudi bisa lihat dan mengidentifikasi bahanya.

“Biasakan juga komunikasi lewat klakson atau lampu (high beam), apabila aman, segera menyusul dari sisi kanan,” ucap Sony.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre menambahkan, salah satu penyebab tabrak belakang adalah pandangan pengemudi yang terhalang ke depan. Oleh karena itu, pandangan harus jauh ke depan.

“Bila di depan ada kendaraan yang lebih lambat, maka kita harus segera menyesuaikan kecepatan dan bila memungkinkan dan aman, bisa didahului,” kata dia.

Baca Juga;  Harga Sepeda Gunung di Situbondo Terbaru 2022, Merek Pacific, Polygon hingga United

Tips lainnya yang diberikan Marcell agar terhindar dari tabrak belakang yaitu jangan ada distraksi. Distraksi bisa ada berbagai bentuk, mulai dari main HP, diajak ngobrol, mengganti saluran radio dan lainnya.

“Saat terdistraksi, kita bisa kehilangan informasi di depan kita. Walau satu detik, namun di kecepatan tinggi kita sudah bergerak lumayan jauh,” ucapnya.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://www.daytekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.daytekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”