Gunung lawu merupakan salah satu dari Seven Summits Jawa yang cukup terkenal bagi orang-orang yang gemar mendaki gunung, maupun orang-orang yang gemar berwisata alam. Panorama keindahan alam yang dimiliki Gunung Lawu memanglah sangat memanjakan mata, sehingga banyak orang yang berasal dari luar daerah, rela datang jauh-jauh untuk sekedar menikmati keindahan alam lawu.

Namun dibalik semua keindahan yang dimiliki oleh gunung yang berada diperbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur itu, ternyata Gunung Lawu juga menyimpan berbagai cerita mistis yang sudah beredar luas di masyarakat yang mampu membuat bulu kuduk menjadi merinding.

Banyak dikatakan sebagai gunung tertua di Pulau Jawa, sehingga mungkin saja banyak kisah sejarah dimasa lampau yang kental akan hal-hal mistis, yang telah tertanam secara abadi di Gunung Lawu.

Misteri Gunung Lawu, Gunung Terangker Di Pulau Jawa

Banyak orang luar maupun penduduk di sekitar lereng Gunung Lawu yang percaya jika gunung lawu merupakan gunung terangker di Pulau Jawa. Timbulnya kepercayaan banyak orang tentang hal tersebut mungkin didasari dari adanya beberapa cerita mistis terkait gunung lawu yang sudah beredar berikut ini:

1.Sebagai tempat moksa Prabu Brawijaya V

Jika kamu pernah mendaki hingga ke puncak gunung lawu(Hargo Dumilah), pasti ketika kamu sampai di Hargo Dalem, kamu akan melihat sebuah pendopo. Pendopo itulah yang konon dikatakan sebagai tempat moksa atau tempat menghilangnya raja terakhir Kerajaan Majapahit pada masa itu, yitu Prabu Brawijaya 5.

Konon ceritanya, kisah moksa atau hilangnya Prabu Brawijaya 5 di puncak Gunung Lawu terjadi sekitar tahun 1478 M. Moksanya Prabu Brawijaya V terjadi lantaran Raden Patah yang merupakan anak sekaligus Raja Kerajaan Demak, ingin merebut kekuasan Kerajaan Majapahit yang dikuasai oleh ayahnya, sekaligus memaksa ayahnya untuk memeluk agama Islam.

Pertarungan antar dua kerajaan pun terjadi hingga mengakibatkan pasukan Kerajaan Majapahit terjepit dan memilih untuk berlari kepuncak gunung  dan terjadi peperangan di sebuah tanah lapang yang luas, yang sekarang ini banyak orang yang mengenal dengan bulak peperangan. Raja Brawaijaya V.

Karena pasukan yang Raja Brawijaya V bawa sudah kalah dalam perang, akhirnya dia memilih untuk menyendiri dan melakukan moksa di Hargo Dumilah guna mencapai kesempurnaan.

2.Adanya pasar setan atau pasar Dieng

Jika kamu melakukan pendakian melalui via Candi Cetho, kamu nantinya akan melewati sebuah tanah yang cukup datar dan lapang yang disebut sebagai pasar setan atau pasara dieng. Banyak cerita yang mengatakan jika kamu melewati pasar setan pada malam hari, kamu akan mendengar suara keramaian layaknya pasar, karena pada saat itu makhluk gaib penghuni gunung sedang melakukan transaksi jual beli.

Konon, jika kamu sedang melewati pasar setan dan mendengar ada suara orang yang bertanya” Mau beli apa?”, kamu  harus membuang uang berapa pun nominalnya atau salah satu barang yang kamu bawa. Hal ini dilakukan sebagai barter, layaknya orang jual-beli di pasar, agar tidak ada makhluk halus yang mengikuti kamu ketika pulang.

3.Orang Cepu dilarang ke Gunung Lawu

Entah mitos atau fakta, namun ada cerita yang beredar jika orang yang berasal dari daerah Kabupaten Cepu dilarang untuk datang ke Gunung Lawu. Banyak orang yang mengartikan mitos ini sebagai sebuah balasan rasa sakit hati yang dialami oleh Prabu Brawijaya V, terhadap Raden Patah yang merupakan keturunan dari Adipati Cepu.

Konon katanya, jika ada orang dari Cepu melanggar larangan tersebut, dia akan mendapatkan kesialan atau kejadian apes yang misterius.

4. Penampakan Burung Jelmaan Kyai Jalak

Kisah mitos yang juga fenomenal di gunung ini adalah penampakan burung jalak yang misterius. Masyarakat sekitar mempercayai burung tersebut adalah jelmaan dari Kyai Jalak.  Konon, sosok sang kyai bisa menampakan diri hanya di depan orang-orang yang dianggap baik atau bersih hatinya.

5.Keangkeran Pos 5

Bagi kamu yang sudah sering melakukan pendakian gunung lawu, pasti kamu sudah mengerti jika banyak pendaki gunung yang meyakini jika POS 5  merupakan tempat yang seram dan dijuluki sebagai markas setan.

Sudah banyak kejadaian gangguan makhluk ghoib yang dialami oleh pendaki Gunung Lawu. Gangguan-gangguan yang kerap kali terjadi di Pos 5 tersebut antara lain seperti, kesurupan, terdengar suara aneh, penampakan dan masih banyak lagi.

Baca Juga :  Pantai Cacalan, Spot Terbaik Menikmati Pemandangan Sunrise di Banyuwangi

 

Penutup

Kisah mistis dari angkernya Gunung Lawu sudah tidak usah diragukan lagi karena sudah banyak orang yang mengalami kejadian-kejadian aneh yang diluar nalar manusia ketika melakukan kunjungan ataupun pendakian di gunung ini. Hal terpenting yang wajib kita jaga dan lakukan sebagai tamu adalah selalu bersikap sopan dan mematuhi segala larangan adat yang telah berkembang dan dipercayai orang-orang di sana, untuk meminimalisir kejadian-kejadian aneh tersebut terjadi pada kita.

 

 

Bagikan:
x