Perjalanan Evos Legends di MPL ID S10, Pertama Kali Gagal ke Babak Playoff

Avatar
Perjalanan Evos Legends di MPL ID S10, Pertama Kali Gagal ke Babak Playoff

www.daytekno.com – Babak liga (Regular Season) ajang Mobile Legends Professional League (MPL ID) musim kesepuluh (S10) usai digelar pekan lalu. Rencananya, babak penyisihan (Playoff) bakal digelar selama lima hari pada 19-23 Oktober 2022 mendatang.

Meski kompetisi belum selesai, turnamen MPL ID S10 sudah mencetak sejumlah sejarah. Salah satu yang kemungkinan bakal diingat penggemar adalah Evos Legends yang gagal masuk ke babak Playoff MPL ID S10 untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, tim yang biasa dijuluki “Macan Putih” itu selalu lolos ke babak Playoff di MPL ID selama sembilan musim berturut-turut.

Kegagalan Evos Legends tentunya membuat para penggemar terkejut. Sebab, selain selalu lolos babak Playoff ajang MPL ID, tim ini juga merupakan mantan juara dunia Mobile Legends M1 World Championship satu-satunya dari Indonesia.

Nah, jika melihat perjalanan Evos Legends sepanjang MPL ID S10, tim ini tampaknya memang belum pantas masuk ke babak Playoff, lantaran memiliki performa “naik turun” sepanjang babak Regular Season.

Tampil prima di empat pekan pertama

Pekan pertama babak Regular Season berjalan cukup baik. Mereka tampil prima di pertandingan perdananya di MPL ID S10 melawan Aura Fire, lantaran berhasil mendapatkan skor sempurna 2-0.

Meski demikian, poin kemenangan direbut oleh Aura Fire yang menaklukkan Evos Legends dengan skor 0-2.

Kekalahan tersebut lantas dibalas dengan tiga kemenangan beruntun di pekan kedua dan ketiga babak Regular Season. Kala itu, mereka sukses merebut poin kemenangan dari Geek Fam (2-0), Onic Esports (2-1), dan musuh bebuyutannya RRQ Hoshi (0-2).

Masuk ke pekan keempat, performa Evos Legends sempat terganggu karena dari Alter Ego (2-1). Tetapi, kekalahan ini langsung dibalas kembali dengan kemenangan penuh melawan Rebellion Zion (2-0).

Baca Juga;  10 Aplikasi Alarm Terbaik Pengingat Waktu

Berkat performa yang cukup prima, Evos Legends berhasil menjadi juara paruh musim babak Regular Season MPL ID S10. Kala itu, mereka berhasil menduduki posisi pertama dengan agregat skor 6 poin.

Performa menurun di empat pekan terakhir

Penurunan performa Evos Legends dimulai pada pekan kelima babak Regular Season MPL ID S10.

Sebab, seluruh pertandingan di pekan kelima hingga pekan kedelapan babak liga kompetisi tersebut tidak berhasil dimenangkan oleh tim yang digawangi Pendragon, Tazz, Dreams, Sutsujin, Clover, dan Cr1te ini.

Bahkan, RRQ Hoshi berhasil membalaskan kekalahan melawan Evos Legends di pertandingan “El Clasico”, sebutan laga dua tim besar di skema kompetitif Mobile Legends Indonesia, jilid kedua dengan skor 2-0.

Secara berurutan dari pekan kelima hingga kedelapan, Evos Legends ditaklukkan oleh Aura Fire (1-2), Alter Ego (0-2), Rebellion Zion (0-2), Geek Fam (1-2), Onic Esports (1-2), Bigetron Alpha (0-2), dan RRQ Hoshi (0-2).

Pada klasemen akhir, Evos Legends hanya mampu mengumpulkan agregat skor sebesar -5 poin dan berada di posisi ketujuh, tepat di atas Geek Fam yang berada di posisi kedelapan dengan agregat skor -6 poin.

Seperti diketahui, tim yang berada di posisi ketujuh dan kedelapan dalam klasemen akhir babak Regular Season MPL ID S10 tidak bisa melanjutkan perjuangannya ke babak Playoff MPL ID S10.

Permintaan maaf manajemen

Keterpurukan Evos Legends di MPL ID S10, menurut sejumlah penggemar yang memenuhi kolom komentar di beragam postingan Instagram akun @evosesports, konon disebabkan oleh kelalaian manajemen dalam memilih strategi dan pemain.

Manajemen Evos Legends tidak mengonfirmasi hal ini, begitu juga tidak mengumbar informasi apapun seputar alasan mengapa tim Macan Putih tidak tampil prima di babak Regular Season MPL ID S10.

Baca Juga;  3 Cara Mengubah Nada Dering Whatsapp Dengan Suara Google

Namun di atas panggung MPL Arena usai pertandingan akhir El Clasico melawan RRQ Hoshi pada Sabtu (1/10/2022) lalu, Head of Esports Evos Esports Mohammad Refie Fakhreno mengutarakan permohonan maaf mereka atas penampilan Evos Legends.

“Kami dari Evos Legends ingin minta maaf dan mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendukung kami selama tiga bulan ini”, ujar Refie.

“Kami dari Evos Legends pamit undur diri dari MPL ID S10, semoga di musim selanjutnya kita akan bisa memberikan yang lebih baik lagi. Selamat berjuang untuk semua tim yang masih melanjutkan kompetisi ke babak Playoff,” imbuh Refie.

Dengan tak masuknya Evos Legends ke babak Playoff MPL ID S10, mimpi mereka untuk merebut kembali trofi dan gelar juara dunia Mobile Legends berikutnya, alias M4 World Championship otomatis pupus.

Sebab, hanya dua tim terbaik di babak Playoff saja yang bakal menjadi perwakilan Indonesia di kompetisi Mobile Legends skala dunia yang bakal digelar di Jakarta, Indonesia pada awal Januari 2023 itu.