Ketika merencanakan perjalanan ke luar negeri, pertukaran mata uang menjadi langkah penting yang harus dilakukan. Proses ini melibatkan konversi mata uang domestik menjadi mata uang asing sesuai dengan nilai tukar yang berlaku pada hari tersebut. Untuk melaksanakan proses ini, tempat yang tepat untuk dikunjungi adalah money changer, di mana Anda dapat dengan lancar menukar mata uang. Namun, apa saja persyaratan yang perlu dipenuhi saat akan melakukan transaksi di money changer?

Penting untuk diketahui bahwa money changer adalah entitas yang bertugas memfasilitasi transaksi jual beli valuta asing untuk kepentingan pribadi maupun bisnis. Di sini, Anda dapat menukar mata uang asing tanpa ada batasan minimum tertentu. Untuk memahami secara mendalam persyaratan dan proses pertukaran mata uang di money changer, mari kita simak ulasan lengkap dari Daytekno di bawah ini.

Apa itu Money Changer?

Money Changer merujuk pada lokasi atau bisnis yang memfasilitasi penukaran mata uang rupiah ke mata uang asing atau sebaliknya. Secara etimologis, istilah “Money Changer” berasal dari “Money Exchange” yang artinya pertukaran mata uang.

Dengan demikian, Money Changer dapat diartikan sebagai bentuk bisnis yang berfokus pada transaksi jual beli mata uang asing. Saat ini, bisnis ini dapat dengan mudah ditemui di berbagai lokasi di Indonesia, terutama di bandara, terminal, perbatasan antara dua negara, dan pusat perbelanjaan. Proses menukar mata uang ini menjadi suatu keharusan sebelum seseorang dapat melakukan perjalanan ke luar negeri atau melakukan transaksi dengan mata uang asing.

Lokasi money changer biasanya terletak di bandara, terminal, perbatasan dua negara, hingga pusat perbelanjaan. Masuk akal karena umumnya yang perlu menukar mata uang adalah mereka yang akan pergi ke luar negeri.

Berapa Batas Minimal Tukar Uang di Money Changer?

Biasanya pihak jasa penukaran uang tidak mematok berapa batas nilai uang minimal yang akan ditukar. Keunggulan money changer dibandingkan bank konvensional adalah fleksibilitas nilai penukaran serta kemudahan dalam pertukaran mata uang asing.

Namun, yang terpenting justru bukan nominalnya melainkan jenis mata uang karena money changer tidak menyediakan semua jenis mata uang di dunia. Sebagai contoh, mata uang dari negara-negara ASEAN seperti Myanmar, Kamboja, Filipina, dan Laos mungkin sulit untuk ditemukan di Indonesia. Sebaliknya, mata uang seperti Dolar Amerika dan Euro merupakan yang paling umum dan dapat diakses dengan mudah.

Baca Juga;  Pengguna Lenovo Alami BSOD Setelah Update Windows 10 Terbaru

Berapa Batas Maksimal Penukaran Uang di Money Changer?

Batas maksimum penukaran uang di money changer adalah jumlah maksimum uang yang dapat Anda tukarkan di sana. Batas ini ditetapkan oleh pemerintah dan berbeda-beda di setiap negara. Dalam peraturan Bank Indonesia (BI), batas penukaran uang di money changer adalah US$ 25.000 per bulan/orang.

Jika penukaran atau pembelian mata uang asing ini dilengkapi underlying transactions (tujuan transaksi), maka batasnya menjadi US$ 100.000 per bulan. Lantas, berapa batas membawa uang asing ke Indonesia?

Dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 4/8/PBI/2022, setiap orang yang membawa uang tunai Rp 100 juta atau lebih keluar NKRI harus memperoleh izin dan Bank Indonesia. Selain itu, uang yang dibawa masuk wajib diperiksa keasliannya oleh petugas bea dan cukai.

Persyaratan Pertukaran Mata Uang di Money Changer:

apa itu money changer

#1. Kartu Identitas

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan pertukaran mata uang adalah menyiapkan kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM). Money changer akan meminta data identitas sebagai langkah verifikasi dari pihak yang melakukan transaksi.

#2. Kondisi Uang

Sebelum menukar uang, disarankan untuk memeriksa kondisi fisik uang yang akan ditukar. Pastikan uang tersebut dalam keadaan baik, tidak rusak atau sobek. Hal ini bertujuan agar proses pertukaran tidak terhambat oleh kondisi uang yang tidak memadai. Meskipun demikian, standar evaluasi kondisi uang di money changer biasanya lebih fleksibel dibandingkan dengan lembaga perbankan konvensional. Perbankan konvensional menerapkan standar yang lebih ketat dalam penilaian kondisi uang.

#3. Keaslian Uang

Keaslian mata uang merupakan aspek penting dari sistem moneter apa pun. Sangat penting untuk memastikan bahwa uang kertas dan koin yang beredar adalah asli untuk mencegah penipuan dan menjaga kepercayaan terhadap perekonomian. Oleh karena itu, lembaga keuangan dan pemerintah telah menetapkan berbagai langkah pengamanan untuk mendeteksi uang palsu. Langkah-langkah ini mencakup teknologi pencetakan canggih, desain kompleks, dan fitur unik seperti tanda air dan hologram. Mempertahankan legitimasi mata uang sangat penting untuk stabilitas dan kredibilitas sistem moneter.

Selain kondisi fisik yang baik, mata uang yang ditukarkan di money changer juga harus asli. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa uang yang Anda miliki tidak palsu. Penukar uang akan memverifikasi keaslian mata uang sebelum mengesahkan transaksi penukaran.

#4. Tidak Ada Selotip atau Perekat

Ada jenis metode pengikatan yang tidak memerlukan penggunaan selotip atau perekat.

Saat menukar mata uang dengan money changer, sangat penting untuk mematuhi persyaratan tertentu untuk memastikan keberhasilan transaksi. Untuk menghindari masalah apa pun, sangat penting untuk memeriksa mata uang tersebut dan memastikan bahwa mata uang tersebut tidak ditempel dengan selotip, perekat, atau staples. Biasanya, uang yang masih melekat pada benda tersebut tidak akan diterima oleh pihak money changer. Penting untuk melepaskan selotip atau perekat apa pun dari mata uang sebelum mencoba menukarnya.

Baca Juga;  Perang Konsol Game: PlayStation 5 Unggul di Atas Xbox

Tips Mendapatkan Nilai Tukar Terbaik

Dalam upaya memperoleh nilai tukar terbaik saat menukar mata uang asing, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Langkah-langkah berikut ini penting untuk diikuti:

1. Mengecek Nilai atau Harga Mata Uang

Sebelum melangsungkan transaksi pertukaran mata uang, langkah awal yang krusial adalah memeriksa nilai atau harga dari mata uang yang akan ditukar. Periksa kurs mata asing melalui berbagai sumber, baik itu secara daring maupun melalui sumber konvensional. Hal ini penting untuk memastikan bahwa transaksi pertukaran berlangsung dengan nilai tukar terbaik yang tersedia.

2. Memastikan Berapa Nominal yang Akan Ditukar

Ketika merencanakan perjalanan ke luar negeri dan berencana untuk melakukan pertukaran mata uang asing, persiapkan dengan matang berapa jumlah uang yang diperlukan selama liburan di destinasi tersebut. Penting untuk mengantisipasi kebutuhan finansial yang mungkin bersifat mendesak. Oleh karena itu, mempertimbangkan jumlah nominal yang optimal sejak awal akan mencegah kesulitan dalam mencari money changer di lokasi tujuan.

3. Memilih Money Changer yang Tepat

Langkah selanjutnya dalam proses pertukaran mata uang asing adalah memilih money changer yang memiliki izin resmi dan terpercaya. Tindakan ini esensial guna meminimalkan risiko potensial seperti penipuan, penerimaan uang palsu, atau pemberian nilai tukar yang tidak wajar. Disarankan untuk melakukan perbandingan antara beberapa money changer guna memastikan pilihan yang optimal.

4. Membandingkan Penawaran

Sebagai seorang pelancong, mengelola anggaran perjalanan sesuai dengan kebutuhan merupakan hal penting. Oleh karena itu, memulai proses pertukaran dengan membandingkan tawaran dari beberapa money changer yang menawarkan nilai tukar terbaik adalah langkah bijak dan memastikan keamanan transaksi.

5. Memilih Waktu yang Tepat

Penting untuk memilih waktu yang tepat saat melakukan transaksi pertukaran mata uang, terutama pada awal pekan dan di pagi hari. Pada umumnya, pada periode ini, nilai tukar yang diperoleh relatif lebih menguntungkan. Selain itu, disarankan untuk terus memantau dan memperhatikan fluktuasi nilai tukar antara rupiah dan mata uang tujuan dalam beberapa hari sebelum melaksanakan transaksi. Hal ini akan memungkinkan identifikasi momen dengan nilai tukar terendah.

Dengan memperhatikan langkah-langkah di atas, diharapkan para pelancong dapat melakukan pertukaran mata uang asing dengan bijak dan memperoleh nilai tukar yang optimal sesuai dengan kebutuhan mereka.

Prosedur Penukaran Uang di Money Changer

Bagi Anda yang masih binggung tentang cara menukar uang di Money Changer, simak prosedur detailnya di bawah ini:

  1. Persiapkan Jumlah Uang yang Akan Ditukarkan
    Pastikan Anda telah menyiapkan jumlah uang yang akan ditukarkan ke money changer.
  2. Peroleh Informasi Kurs Mata Uang yang Akan Ditukarkan
    Sebelum mengunjungi money changer, peroleh informasi mengenai kurs mata uang yang berlaku untuk pertukaran.
  3. Kunjungi Money Changer Terdekat
    Datanglah ke money changer terdekat dari lokasi Anda.
  4. Ambil Nomor Antrian atau Ikuti Panduan yang Ada
    Ambil nomor antrian teller atau ikuti petunjuk yang telah disediakan di tempat tersebut.
  5. Sampaikan Niat Pertukaran Uang ke Teller
    Setelah dipanggil, beri tahu teller bahwa Anda akan melakukan pertukaran uang.
  6. Teller Akan Menghitung Kurs Mata Uang yang Sesuai
    Teller akan melakukan perhitungan berdasarkan mata uang yang akan ditukarkan.
  7. Teller Akan Menyampaikan Jumlah atau Nominal Pertukaran
    Teller akan memberikan informasi mengenai jumlah uang yang akan Anda terima setelah pertukaran.
  8. Isi Formulir Persetujuan yang Telah Disediakan
    Jika Anda setuju dengan jumlah yang disampaikan, teller akan memberikan formulir persetujuan untuk diisi.
  9. Serahkan Kartu Identitas (KTP atau SIM)
    Serahkan kartu identitas Anda kepada teller.
  10. Periksa Ulang Jumlah Uang yang Akan Ditukarkan
    Lakukan perhitungan ulang terhadap jumlah uang yang akan ditukarkan, lalu serahkan kepada teller.
  11. Teller Akan Menyiapkan Jumlah Uang dalam Mata Uang yang Diminta
    Teller akan menyiapkan jumlah uang dalam mata uang yang Anda inginkan.
  12. Tunggu Hingga Teller Memanggil Kembali dan Terima Uang beserta Kartu Identitas Anda
    Tunggu hingga teller memanggil Anda kembali dan serahkan uang yang telah ditukarkan beserta kartu identitas Anda.
  13. Periksa Kembali Jumlah Uang dan Pastikan Sesuai dengan Kuitansi
    Lakukan pengecekan ulang terhadap jumlah uang yang diterima, pastikan jumlahnya sesuai dengan yang tertera di kuitansi.
  14. Simpan Kuitansi Sebagai Bukti Transaksi
    Simpan kuitansi dengan baik sebagai bukti transaksi untuk keperluan mendatang.
Baca Juga;  Tak Cuma Indonesia, WhatsApp Down Juga di Beberapa Negara Ini

Cara Mengetahui Nilai Tukar Mata Uang

Bagaimana proses menukar mata uang berbeda dengan mata uang rupiah? Secara sederhana, Anda dapat merujuk pada tabel kurs yang disediakan oleh money changer melalui situs web resmi atau platform tepercaya lainnya.

Sebagai contoh, Anda dapat memeriksa situs yang menggunakan acuan kurs mata uang asing dari Bank Indonesia (BI).

Cara membacanya adalah dengan mempertimbangkan bahwa mata uang yang disebutkan memiliki nilai 1. Sementara itu, kolom jual dan beli mencerminkan nilai dalam mata uang rupiah.

Di sisi lain, ketika Anda melakukan penjualan, ini berarti bahwa jika Anda ingin memperoleh mata uang asing dengan menggunakan mata uang rupiah, mereka akan menjual mata uang asing yang Anda butuhkan dengan harga yang tertera pada hari tersebut.

Money Changer, sebagai tempat khusus untuk pertukaran mata uang, memberikan kemudahan bagi para pelancong atau penerima kiriman uang asing. Dengan memahami seluk-beluk dari proses ini, diharapkan para pengguna jasa Money Changer dapat melaksanakan transaksi dengan lebih bijak dan efisien. Untuk menukar mata uang, sangat penting untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai tukar.

0
Bagikan:
x