www.daytekno.com – Tinggal di luar negeri adalah impian bagi sebagian besar orang. Sebab, banyak orang yang berpikir bahwa tinggal di luar negeri adalah sebuah prestise, apalagi jika bisa memiliki pekerjaan dengan gaji yang jauh lebih tinggi dan kehidupan yang lebih mewah.

Oleh karena itu, jika harus pindah ke luar negeri sebagian besar orang akan memilih negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Inggris, dan beberapa negara lain di Benua Eropa. Sayangnya, biaya hidup di negara-negara ini cukup mahal.

Nah, pernahkah kalian membayangkan hidup di negara dengan citra yang tidak begitu baik di kalangan internasional, misalnya seperti Pakistan? Jangankan untuk tinggal, buat berwisata saja mungkin tidak sedikit orang yang berpikir dua kali sebelum benar-benar melakukannya!

Namun, sisi positifnya biaya hidup di Pakistan cukup murah lho, bahkan kabarnya lebih murah daripada di Indonesia. Nah, penasaran kan? Yuk, kita lihat dulu rinciannya di bawah ini.

1. Tempat Tinggal

Tentu saja, hal paling utama yang harus dipikirkan ketika akan merantau ke Pakistan adalah tempat tinggal. Biaya untuk akomodasi akan menjadi salah satu pengeluaran terbesar setiap bulannya.

Harga sewa tempat tinggal dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi, luas dan tipe hunian, serta fasilitas yang disediakan. Di kota-kota besar seperti Islamabad, Karachi, dan Lahore, biaya sewa cenderung lebih mahal.

Untuk menyewa apartemen satu kamar di tengah kota akan memakan biaya Rs 21.300 dan di pinggiran kota hanya sekitar Rs 13.400. Sewa apartemen tiga kamar harganya lebih mahal lagi, berkisar dari Rs 28.000 hingga Rs 40.000 per bulan.

Buat para perantau yang datang sendirian, menyewa apartemen adalah pilihan yang paling tepat. Selain harganya lebih murah daripada rumah, menjaga kebersihan apartemen juga lebih praktis.

Baca Juga;  10 Taman di Bogor yang Cocok untuk Refreshing

Namun, bagi kalian yang merantau bersama dengan keluarga, mungkin menyewa atau membeli dengan cicilan akan lebih menguntungkan.

2. Tagihan Utilitas

Dengan memiliki atau menyewa sebuah tempat tinggal, tentunya tagihan utilitas menjadi pengeluaran lain yang tidak bisa dihindari setiap bulannya. Jumlah tagihan ini bervariasi, tergantung dari pemakaian setiap orang.

Tagihan utilitas juga dipengaruhi oleh luasnya hunian yang kalian tempati. Nah, rata-rata tagihan utilitas berkisar dari Rs 11.000 hingga 20.000 per bulan dan biasanya dibayarkan secara terpisah dari biaya sewa hunian.

3. Makan dan Minum

Kebutuhan lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Biaya makan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari gaya hidup masing-masing. Tentunya, pilihan termurah adalah dengan masak sendiri.

Satu porsi makanan di restoran berkisar dari Rs 150 hingga 500, namun rata-rata seharga Rs 300. Makanan cepat saji di negara ini justru lebih mahal daripada restoran lokal, yakni rata-rata seharga Rs 650 per porsi.

Jika kalian makan di restoran dua kali dalam sehari, maka pengeluaran untuk konsumsi adalah sebesar Rs 600 per hari. Nah, jika dihitung-hitung, dalam satu bulan kalian akan menghabiskan Rs 18.000 untuk makan!

Sementara itu, harga satu botol air mineral 33 ml adalah sekitar Rs 35 dan untuk yang 1.500 ml harganya bisa mencapai Rs 60.

4. Biaya Transportasi

Untuk menunjang mobilitas dalam keseharian sebagai seorang anak rantau, tentunya kalian akan memerlukan transportasi. Ada dua jenis transportasi yang bisa digunakan, yaitu umum dan pribadi.

Sebagai salah satu negara berkembang, sistem transportasi umum di Pakistan belum begitu memadai. Jadi, satu-satunya moda transportasi umum yang bisa digunakan dengan baik dan nyaman adalah taksi.

Tentu saja, tarif untuk taksi berbeda-beda, tergantung dari rute dan jarak yang ditempuh. Namun, yang pasti tarif awal taksi adalah sebesar Rs 120 dan per kilometer selanjutnya berikan harga Rs 30.

Baca Juga;  10 Hotel Dekat Stasiun Bandung Yang Instagramable dan Recommended Dengan Harga Mulai Rp.120.000

Buat perantau yang sudah berkeluarga, akan lebih baik jika memiliki mobil pribadi. Harga mobil juga pasti berbeda-beda, tergantung dari merknya. Rata-rata, total pengeluaran bulanan untuk mobil berkisar dari Rs 12.000 hingga 20.000.

5. Komunikasi

Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, tentunya kalian perlu membeli paket data setiap bulan. Harga paket data di Pakistan juga bervariasi, tergantung dari provider namun cukup murah.

Harga rata-rata untuk paket data adalah Rs 300 per bulan. Namun, pengeluaran ini bisa ditekan dengan cara memanfaatkan penggunaan wifi di berbagai tempat umum. Kalian juga bisa memasang wifi di apartemen atau tempat tinggal.

Hanya saja, kalian akan memerlukan biaya tambahan setiap bulan sebesar kurang lebih Rs 3.300 untuk wifi pribadi.

6. Belanja Bulanan

Sebagai seorang anak rantau, tentunya kalian perlu belanja berbagai kebutuhan bulanan yang meliputi bahan-bahan masak, bumbu dapur, makanan instan, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan.

Harga bahan-bahan makanan di Pakistan cukup mahal, apalagi yang masih fresh. Hal ini membuat pengeluaran untuk belanja bulanan menjadi besar, bahkan kabarnya lebih besar daripada biaya sewa lho!

Setidaknya, kalian memerlukan uang sebesar Rs 20.000 hingga 35.000 per bulan untuk belanja. Nah, sistem belanja bagi setiap orang juga bisa berbeda-beda ya, misalnya mingguan atau bulanan.

7. Hiburan dan Rekreasi

Untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari sebagai anak rantau, sebagian besar dari kalian pasti membutuhkan hiburan dan rekreasi. Biaya yang dikeluarkan untuk hal ini juga berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung gaya hidup masing-masing.

Buat kalian yang suka traveling, Pakistan adalah sebuah negara dengan pemandangan alam yang sangat cantik. Nah, budget untuk traveling bagi setiap orang juga bisa berbeda-beda, tergantung pilihan.

Baca Juga;  Beberapa Daftar Klinik Kecantikan di Wilayah Banjarmasin, Dapatkan Kulit Wajah Impianmu

Jika kalian suka nonton bioskop, di Pakistan juga bisa nonton film-film Bollywood. Nah, harga tiket bioskop rata-rata adalah Rs 700 per orang.

8. Biaya Tak Terduga

Sebagai salah satu upaya antisipasi terhadap hal-hal yang tidak terduga, memiliki dana darurat adalah hal yang sangat penting. Beberapa kejadian tidak terduga yang membutuhkan dana antara lain sakit, kehilangan, kerusakan, dan lain-lain.

Tidak ada angka yang mutlak untuk tabungan darurat, karena tergantung dari kebutuhan dan gaya hidup masing-masing. Tentunya, bagi para perantau yang sudah menikah dan berkeluarga akan membutuhkan lebih banyak dana.

Kalian bisa menyisihkan sebagian dari pendapatan kalian untuk ditabung sebagai dana darurat. Sebenarnya, kalian juga bisa menggunakan asuransi, namun biasanya untuk pekerja sudah dimasukkan ke dalam gaji kalian.

9. Pendapatan Rata-Rata

Nah, tentunya yang menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang adalah, berapa sih gaji atau pendapatan rata-rata pekerja di Pakistan? Pada tahun 2022 ini, gaji rata-rata pekerja di Pakistan mencapai Rs 81.000 per bulan!

Namun, tentunya gaji yang akan diterima oleh setiap pekerja tergantung dari pekerjaan yang dijalani dan kebijakan dari setiap perusahaan. Kabarnya, gaji terendah adalah sebesar Rs 20.000 dan rata-rata tertinggi adalah sekitar Rs 365.000 per bulan!

Jika dirupiahkan, gaji di sana rata-rata adalah Rp. 7.444.334 per bulan, dan tertinggi mencapai Rp. 33.545.459 lho! Nah, apakah kalian tertarik untuk bekerja di Pakistan?

10. Total dan Kesimpulan

Jadi, jumlah minimal uang yg dibutuhkan untuk biaya hidup di Pakistan selama satu bulan adalah Rs 60.000 atau setara dengan Rp. 5.514.322 jika 1 Pakistani rupee sama dengan Rp. 91.91. Wah, ternyata cukup murah ya?

Namun, perlu diketahui bahwa angka di atas tidak bersifat mutlak, karena biaya hidup tergantung dari gaya hidup dan kebutuhan setiap orang. Nah, jadi apakah kalian tertarik untuk pindah ke Pakistan?

0
Bagikan:
x